Ciptakan Sekolah Bersih, SDN 3 Bandar Agung Musyawarah dengan Pedagang Kurangi Sampah Plastik
UPTD SDN 3 Bandar Agung, Lampung Timur, menggandeng pedagang sekitar sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kepala sekolah Siti mengatakan langkah ini dilakukan melalui musyawarah agar sampah plastik dapat diminimalisir. Para pedagang menyambut baik dan siap beralih ke kemasan ramah lingkungan, sementara sekolah juga terus mengedukasi siswa tentang hidup bersih dan sehat.
Serigalatimur.com Lampung Timur – UPTD SDN 3 Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, melakukan langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan menggandeng para pedagang yang berjualan di sekitar area sekolah.(08/04/2026)
Kegiatan tersebut dilakukan melalui musyawarah bersama para pedagang dengan tujuan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang berpotensi menimbulkan penumpukan sampah di lingkungan sekolah.
Kepala UPTD SDN 3 Bandar Agung, Ibu Siti, mengatakan bahwa pihak sekolah ingin membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah demi kenyamanan dan kesehatan para siswa.
“Kami mengajak para pedagang untuk bermusyawarah dan bekerja sama mengurangi penggunaan plastik. Dengan begitu, sampah plastik di lingkungan sekolah dapat diminimalisir dan lingkungan sekolah tetap bersih,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, para pedagang menyambut baik ajakan pihak sekolah dan menyatakan kesediaannya untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pengurangan sampah plastik, termasuk dengan mulai mempertimbangkan penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan.
Selain menggandeng para pedagang, pihak sekolah juga terus memberikan edukasi kepada para siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.
Melalui kerja sama antara sekolah dan pedagang ini, diharapkan lingkungan UPTD SDN 3 Bandar Agung dapat menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menjadi contoh bagi sekolah lain dalam upaya mengurangi sampah plastik di lingkungan pendidikan. (Red)