Breaking

Selamat datang di Portal Berita Pena Hitam News — Berita terkini dan terpercaya untuk Anda.

Lampung Timur

Lampung timur Mejadi percontohan perlindungan PMI,10 MINGRAN EMAS RESMI DICANANGKAN

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mencanangkan program 10 Desa Migran Emas sebagai upaya perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran, khususnya perempuan. Program ini mencakup pendataan calon PMI, pencegahan pemberangkatan non-prosedural, pelatihan keterampilan, literasi, pendampingan hukum, serta pemberdayaan purna PMI agar lebih siap dan terlindungi.

P
Pena Hitam
09 Mei 2025, 00:38 WIB
10 views
Lampung timur Mejadi percontohan perlindungan PMI,10 MINGRAN EMAS RESMI DICANANGKAN
Foto: Lampung timur Mejadi percontohan perlindungan PMI,10 MINGRAN EMAS RESMI DICANANGKAN

Serigala timur.my.id.---Lampung Timur - Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mencanangkan program "10 Desa Migran Emas" di Balai Desa Bandaragung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kamis (8/5/2025). Program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah Lampung Timur dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya perempuan.

"Sejak masa kampanye, saya sudah menyatakan akan memperjuangkan nasib PMI, terutama dari Lampung Timur. Apalagi mayoritas dari mereka adalah perempuan, dan sebagai perempuan juga, ini menjadi cita-cita besar saya," kata Ela di hadapan warga dan perangkat desa.

Ela mengungkapkan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan akan segera turun ke Lampung Timur untuk menindaklanjuti program ini. Menurutnya, Lampung Timur merupakan salah satu daerah dengan pemberangkatan pekerja migran tertinggi di Provinsi Lampung, sehingga perhatian serius perlu diberikan.

Pemerintah daerah juga menyoroti persoalan pemberangkatan non-prosedural yang selama ini masih terjadi. "Ini menjadi pekerjaan rumah bersama, khususnya bagi Dinas Tenaga Kerja. Kami ingin meminimalkan risiko yang dihadapi calon PMI," ujarnya.

Sebagai langkah awal, 10 desa percontohan akan mendata secara riil jumlah calon pekerja migran di wilayahnya. Selain itu, Pemda Lampung Timur juga menyiapkan pelatihan literasi dasar dan keterampilan bagi calon PMI agar mereka siap kerja dan terhindar dari tindak perdagangan orang.

"Pemda juga akan menyiapkan pendamping hukum bagi PMI, untuk menghadapi kemungkinan buruk seperti gaji tidak dibayarkan atau menjadi korban penipuan," tegas Ela. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental para calon PMI karena konsekuensi meninggalkan keluarga dalam waktu lama, bisa mencapai tiga tahun.

Pemerintah daerah berkomitmen memberdayakan purna PMI yang telah kembali ke tanah air melalui pelatihan ekonomi. "Kami ingin mereka mampu mengelola hasil jerih payahnya di luar negeri menjadi modal usaha yang produktif," pungkas Bupati Ela.